Abdalle’s Weblog
Just another WordPress.com weblog

Celoteh buat Mahasiswa

Mahasiswa seharusnya merupakan sosok yang intelek, berakhlak, kompetitif, dan visioner yang mampu membuat suatu perubahan ke arah yang lebih baik, bukan sebaliknya, baik dalam lingkungan keluarganya, sosial masyarakatnya, terlebih lagi terhadap lingkungan internal “dirinya”. Akan tetapi, jujur saja, tidak banyak sosok mahasiswa seperti ini yang dapat kita temui dalam lingkungan perguruan tinggi, yang bearti ada juga  sosok seperti harapan kita yang dapat dijumpai.

Fenomena lain menunjukkan mahasiswa susah menyerap bahan ajar yang disampaikan oleh dosen, belum lagi berbagai tindak dan tingkah yang tidak akademis yang biasa kita lihat, dan masih banyak lagi yang lainnya. Lantas kenapa demikian? siapa yang harus disalahkan? Kadangkala kita berfikir, apakah eranya mahasiswa seperti itu saat ini, atau permasalahan yang ada sekarang akibat akumulasi proses yang telah berlangsung sebelumnya. Kalau demikian terlalu banyak aspek yang terlibat yang membentuk mahasiswa seperti saat ini. 

Dosen diperguruan tinggi mungkin menyalahkan proses yang berlangsung di tingkat SMK atau yang sederajat, SMK atau yang sederajat mungkin menyalahkan tingkat SMP, dan seterusnya akan menyalahkan jenjang pendidikan dasar. Lantas siapa yang harus disalahkan oleh para guru di tingkat itu? Orang tua atau keluarga kah? Ya, itu mungkin saja. Tapi ironisnya tahukah atau mengertikah keluarga bahwa proses pendidikan anak tidak semata-mata tergantung pada proses yang ada di sekolah atau dikampus tetapi juga ditentukan oleh lingkungan keluarga dan masyarakat dari si anak??? May be yes and may be no…….Hmmmmm pucing juga…..

Manusia cerdas yang akan dicetak dipengaruhi oleh genitas orang tua dan bagaimana asupan gizi untuk pembentukan sel-sel otak ketika masih dalam kandungan sampai tahap awal kehidupan di dunia. Selanjutnya bagaimana menciptakan manusia cerdas melalui proses pengadaptasian otak pada tingkah prilaku dan kebiasaan yang cerdas pula, dan itu perlu dukungan orang tua, keluarga dan masyarakat sekitar. Belum lagi pelibatan guru dan dosen yang harus menjadi figur yang patut diteladani baik dari segi keilmuan maupun moral. Guru/Dosen jangan menuntut banyak dari siswa/mahasiswa, mengkambinghitamkan siswa/mahasiswa sedangkan kita sendiri tidak patut menjadi teladan bagi mereka. Orang tua juga demikian, jangan menyalahkan tempat pendidikan yang tidak mampu mendidik anak dengan baik tapi cobalah kita lebih bijak melihat berbagai fenomena dalam sistem pendidikan kita……Yang sebenarnya masih banyak lagi aspek yang berpengaruh dan belum disebutkan satu persatu dan turut mempengaruhi sistem pendidikan kita.

Dengan demikian apakah mahasiswa akan pasrah dalam lingkaran setan itu??? Tentu tidak……Lantas apa yang harus dilakukan???…….Secara sederhana, kembalilah memperbaiki niat belajarnya. Kalau dulu anda datang belajar dengan niat hanya menghadapi ujian untuk  memperoleh nilai yang baik, tetapi biasanya setelah selesai ujian apa yang anda pelajari akan hilang satu demi satu, karena niatnya memang hanya sebatas menghadapi ujian. Sekarang cobalah belajar dengan niat untuk TAHU dibarengi dengan doa sebelum memulai belajar dan sifat yang ikhlas, lalu aturlah jam belajarnya dan berusahalah untuk mematuhi jadwalnya dengan disiplin. Usahakan melakukannya dengan rutin sampai otak anda akan teradaptasikan dengan situasi tersebut, sehingga anda akan merasa tidak nyaman bila tidak melakukannya. Bila sudah demikian, berdoalah dan berikhtiarlah selalu kemudian berserah dirilah kepada yang Mahakuasa dan tunggu hasilnya.

Belum Ada Tanggapan to “Celoteh buat Mahasiswa”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: